Selain Diduga serobot Tanah Milik Warga, Realisasi Dana Desa Koto Lolo Juga Tidak Sesuai RAB

soniyoner, 21 Sep 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

SUNGAI PENUH- Setelah heboh dengan pemberitaan dugaan penyerobotan tanah milik warga beberapa hari yang lalu, kini Pembangunan peningkatan jalan usaha tani desa Koto Lolo kecamatan Pesisir Bukit Kota Sungai Penuh yang dianggarkan dari dana desa tahun anggaran 2019 ,terkesan tidak transparan, akuntabel serta tidak partisifatif, bahkan diduga kuat tidak sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya).

Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi pembangunan jalan, baik disegi volume maupun di segi material yang digunakan di lokasi pekerjaan, diduga tidak memenuhi spesifikasi teknis.

Dari pantauan di lapangan, kedalaman pondasi yang terlalu dangkal hanya 10 Cm hingga 19 Cm, dan lebar pondasi hanya 20 hingga 25 Cm. Hal tersebut tentunya akan mengurangi daya tahan jalan usaha tani tersebut.

Dan parahnya lagi, di lokasi di temukan material batu kapur yang digunakan untuk pemasangan pondasi, yang seharusnya tidak diperbolehkan, karena tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) yang telah dirumuskan oleh panitia teknis dan di tetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Bukan hanya itu, dilokasi proyek tidak ditemukan papan nilai proyek, sehingga warga tidak mengetahui berapa nilai proyek dan apa jenis pekerjaannya, sehingga terindikasi rawan penyimpangan.

" Kami tidak mengetahui berapa nilai proyeknya, karena kami tidak dilibatkan dalam musyawarah desa" Ungkap sumber kepada Indonesiasatu.co.id

Dan lanjut sumber lagi, kebijakan kades dinilai diskriminatif setiap memberi keputusan, sehingga masyarakat desa dirugikan, salah satu contohnya tanah warga di rampas tanpa musyawarah dengan pemilik tanah.

Dedi Azwar selaku kades Koto Lolo terkesan tidak tahu apa situasi dilokasi pekerjaan,  saat dikonfirmasi Rabu siang 18/09/2019 di rumahnya mengatakan, kedalaman pondasi seharusnya 50 Cm.

" kedalaman pondasi itu 50 Cm" Jawabnya.

Tapi apa yang dikatakan Dedi Azwar sangat berbading terbalik dengan fakta di lokasi pekerjaan jalan usaha tani, yang kedalaman pondasi hanya 10 hingga 19 Cm.(sony)

 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu