PTPN VI Gratiskan Ribuan Pemudik Di Wilayah Sumatera

INDONESIASATU.CO.ID:SEKRETARIS Daerah Provinsi Jambi H.M.Dianto memberikan apresiasi tinggi kepada Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) VI yang telah menyediakan fasilitas mudik gratis kepada ribuan warga Jambi yang hendak ber-Lebaran Idul Fitri ke kampung halaman di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera tahun 2018. “Pemerintah Provinsi Jambi sangat berterima kasih atas sumbangsih PTPN VI yang memberikan fasilitas dan pelayanan mudik gratis ini. Ini pertama kalinya terjadi di jambi. Kita akan dorong, ke depan ada BUMN lain yang mengikuti langkah PTPN VI,” kata H.M Dianto sesaat sebelum melepas keberangkatan 23 unit bus full-AC yang mengangkut hampir seribu pemudik dari pelataran Kantor Direksi PTPN VI, Pal X, Kotabaru, Kota Jambi, Sabtu (9/6). Direktur Utama PTPN VI Ahmad Haslan Saragih menyebutkan, jumlah pemudik yang ikut serta sebanyak 1.087 orang. Sebanyak 80 persen merupakan masyarakat umum, termasuk mahasiswa, siswa yang menjalani pendidikan di Jambi. Sisanya, berasal dari karyawan dari unit-unit perkebunan PTPN VI di Jambi dan Sumatera Barat. Jumlah armada bus yang disiapkan, dari dua lokasi pemberangkatan, yakni dari Jambi (mayoritas) dan Kota Padang (Sumatera Barat), sebanyak 30 unit bus ber-AC. Melintasi jalur lintas tengah dan lintas timur Sumatera, pemudik menuju Kota Padang, Pekanbaru (Riau), dan Sumatera Utara, seperti Kota Medan, Padang Sidempuan, Gunung Tua dan sekitarnya. Selama perjalanan mudik gratis, pemudik juga diberikan makanan dan minum, termasuk pelayanan kesehatan dan jaminan keamanan. “Hanya sebagian kecil dari keluarga karyawan. Ternyata peminat dari warga umum cukup tinggi. Insya Allah, ke depan akan kita tingkatkan lagi, dan lebih banyak. Ini merupakan wujud kepedulian kami untuk ikut berbagi melalui program mudik bersama,” kata Ahmad Haslan Saragih. Untuk program mudik bersama tahun ini, dikatakan Ahmad Haslan Saragih, seluruh pembiayaan ditanggung oleh manajemen PTPN VI dengan sumber dana dari Program Bina Lingkungan Tahun 2018. “Sekitar enam ratusan juta lah,” ungkap Dirut PTPN VI. (permato)

Index Berita