Proyek Pasar Rakyat Semurup diduga dikerjakan Asal jadi

INDONESIASATU.CO.ID:

Kerinci, Dalam upaya memberikan Pelayanan yang terbaik kepada para pedagang  yang berjualan di pasar Tradisonal  semurup, kecamatan Air Hangat. Pemerintah daerah Kabupaten Kerinci  melalui dinas Perindustrian dan Perdagangnya, ditahun anggaran 2018 ini Melaksanakan perbaikan / rehabilitasi bangunan Kios pedagang yang dinilai sudah tidak Layak Pakai Lagi.

 

Ironinya Dalam pelaksanaan Pembangunan Terkesan Asal jadi, sebagai mana yang ditutukan sdr, Nurzal Ketua Harian LSM RESPECT pada Media Ini,Minggu   29/07. Menurutnya pekerjaan yang terlaksana penuh dengan tanda tanya besar bagi masyarakat, semurup pada umumnya, karena dilokasi pekerjaan tidak ada terpasang Papan nama Proyek sehingga kegiatan tersebut terkesan Proyeknya Siluman, melihat awal pekerjaan sudah tidak ada itikad baik tentu saja nanti Hasilnya Lebih Tidak baik Lagi.

 

Ditambahkanya, dari hasil Penelusuran Kami dilokasi pekerjaan Pembangunan Pasar tradisonal  Semurup, yang dilaksanakan Kontrak berinisial RDS Bersama salah seorang temanya. Kegiatan konstruksi yang sedang berjalan, terlihat sangat tidak wajar,  seperti Pekerjaan Pondasi bangunan sudah dilaksnakan Sementara Besi tiang Bangunan tidak ada terlihat. Terutama dititik sudut – sudut bangunan, lantas ini konstruksi macam apa ..? yang dilaksankan Rrekanan/ Kontaraktor, jelas ini nanti bangunan yang dilaksnakan tidak ada kekutan daya berdirinya.

 

Demikian pula dengan pekerjaan parit yang dilaksnakan yang seharus nya Batu  Pasangan, eh.., yang dilaksankan Mirip Dengan pekerjaan Cor mortal yang biasa digunakan Untuk Konstruksi Parit Jalan raya, yang menjadi Kekhawatiran kami bagaimana nantinya jika pekerjaan seperti ini  tetap dibayar oleh dana APBD dan Roboh dalam Waktu singkat, maka akan menjadi suatu Pekerjaan yang sia-sia, ujarnya.

 

Kami selaku pengerak sosisal Kontrol Terhadap pembangunan sangat berharap kepada dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kerinci, Melalui Kepela dinas Selaku Penguna aggran, agar lebih Selektif Dalam Menunjuk Rekanan yang melaksankan Pekerjaan Konstruksi jangan hanya karena Bisa Minjam CV saja Seseorang Sudah bisa Menjadi Kontraktor, sementara tidak memilki keahlian dalam bidang tersebut, yang berakibat pada hasilnya Rendah akan Mutu serta Kuawalitasnya.

 

Hingga Pekerjaan menjadi asal jadi dan  kembali kami meminta kepada pihak yang terkait dalam pembangunan ini ( Direksi ), untuk segera Memangil serta Menegor sang rekanan/ kontraktornya agar pekerjaan terhindar dari Penghamburan Uang negara / negara semata. Harapnya. (Doni antonius)

 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita