Profil Tokoh

INDONESIASATU.CO.ID:

Kerinci, Dalam rangka Menuju Perhelatan Pemelihan Anggota Legislatif, DPRD KAB/Kota/DPR Prov dan DPR.RI,  yang segera dalam waktu dekat ini akan digelar Pemerintah Republik Indonesia,   kini mulai menampakan geliatnya,  terlihat hadirnya  bebrapa Para tokoh Masyarakat demikian Juga Dengan Masyarakat Biasa yang sangat peduli Terhadap kemajuan daerah dan negaranya.

Sebagai Mana Yang disampaikan Pria Separoh Baya Kelahiran Siulak Desa Mukai tengah Tangal 05 Mei 1970,  Bernama Nasrizal atau Yang Akrab dipangil CIK NAS, suami dari Perempaun Cantik, bernama WIRNA dan Sekarang sudah Mempunyai,  4  anak Perempuan, anaknya  yang Pertama sekarang Masih Kuliah di AKPER, anak kedua sudah Tamat  Sekolah Menengah Kejuruan ( SMKN 2) yang Ketiga sekarang Masih duduk Dibangku kelas 5 Sekolah Dasar dan Sibungsu sekarang masih duduk disekolah Nol Besar ( PAUD)  

NASRIZAL  atau yang Lebih Akrab dipangil dan dikenal Warga siulak Pada umumnya dengan Nama pangilan CIK NAS . Dirinya merupakan  salah seorang tokoh Pemuka Masyarakat Siulak,  terutama di Desa Mukai tinggi. Ditempat  dikediaman Pribadinya 25/07 ,Menuturkan Kepada Media ini, bahwa dirinya Mengakui bakal maju Pada pemilihan Legislatif nanti untuk DPRD Kabupaten Kerinci, akan tetapi sebelum melangkah Lebih jauh Tentu saja kita terlebih dahulu Harus berbuat dan lebih Bisa Mendekatkan Diri pada Masyarakat, Karena suara Merekalah kita Bisa bakal duduk dikursi Legislatif nantinya sebagai Wakil Mereka.

Ditambahkanya, saya  lahir Pada, Tangal 05 Mei 1970, didesa Mukai Mudik yang sekarang menjadi Ibu kota Kecamatan Siulak Mukai, dan Menyelasaikan Sekolah Dasar Tahun 1984, sekolah menengah Pertama Tahun 1987, Sekolah Menegah Atas SMA,  sampai kelas 3 saya berhenti dan melanjut ujian setara paket C Ujarnya.

Dari Perbincangan yang dilakukan media ini dengan saudara  Nasrizal Alias Cik Nas, ada Yang Lebih sedikit Menarik perjalanan hiudupnya secara Blak-blakan  riwayat Hidupnya, meskipun ada sedikit Pengalaman Kelam yang sempat Berurusan dengan Pihak Hukum, pada 26-11-1998 silam, dirinya disangkakan melangar pasal 351 tentang Penganiayaan, itupun sudah  ditebusnya dengan menghuni Lembaga Pemasyarakatan Sungai Penuh, selama   Enam ( 6 )bulan. Dan dibebaskan pada tangal 25-11-1999,   “seraya tersenyum kecil dari bibirnya dan mengatakan,  Itulah sebuah cerita yang merupakan Bumbu Perjalanan hidup, Tegasnyanya.

Ditambahkanya, pada tahun 2000 saya Kembali Kehabitat Sebenarnya Bekerja sebagai Petani (Berkebun) di Desa Danau tinggi,  Hebatnya lagi selama saya Berkebun, Masyarakat danau tinggi Mempercayakan  saya Menjadi Kepala Desa dan  saya jalani akhiri selama 5 Tahun Sukses, dan berakhir Pada Tahun 2006, sekarang saya Berdomisili  di Desa Talang Tinggi Kec, siulak Mukai.  Dan tampak kepercayaan masyarakat trerhadap diri saya Tidaklah pudar begitu saja, pada Tahun 2012 . malah saya Diangkat Menjadi Ketua Lembaga Kerapatan adat Talang Tinnggi  sampai Tahun 2017. Paparnya.

Menurutnya mengapa saya harus memamparkan semua ini, karena masyarakat harus Mengetahuinya untuk apa ditutupi, toh’  masyarakat bisa kok’ Menilai mana yang baik dan mana yang lebih lagi, dan jika kepercayaan masyarakat untuk menghendaki saya duduk dikursi Parlemen nanti, tentu saja saya akan memegang teguh amanat itu, sebagai mana  Moto Partai saya , Partai Amanat Nasional (PAN) karena itu sudah menjadi Prioritas Bagi saya Yang pertama, dan saya tidak bisa banyak berjanji tetapi akan memberikan bukti sebagimana yang dikehendaki masyarakat Awam, tegasnya (Doni Antonius)

      

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita