Pekerja Pilih Mogok karena Tidak Dibayar Sesuai Perjanjian, Proyek 1,3 M Revitalisasi Pasar Plaza Cepu Blora Dikerjakan Asal Jadi

INDONESIASATU.CO.ID:

BLORA (12/10) - Proyek Revitalisasi Pasar Plaza Cepu yang berada di kecamatan Cepu Kabupaten Blora Jawa Tengah yang menelan biaya kurang lebih 1,3 milyar ini kelihatan sekali dikerjakan secara asal jadi.  CV. Semangat selaku pelaksana tidak membuat direksi kit dilokasi proyek. Selain itu proyek ini juga tidak memperhatikan faktor keselamatan sama sekali, baik keselamatan untuk pekerja maupun masyarakat sekitar.

Agung Setiyawan, salah seorang warga sekitar mengatakan,"Bagaimana mungkin proyek senilai satu milyar lebih dikerjakan asal jadi? Paling tidak dari pelaksana harusnya memasang jaring untuk mengamankan jatuhnya benda-benda dari atas agar tidak mengenai masyarakat maupun pekerja, dan juga paling tidak ada blokir area agar masyarakat tidak berlalu lalang di area proyek.

Aguszius, selaku pelaksana ketika dikonfirmasi melalui WA nya tentang tidak dibuatnya direksi kit ini mengatakan untuk apa direksi kit mas, lha wong proyek baru berjalan 1 bulan (padahal proyek ini waktu pelaksanaannya adalah cuma 100 hari kalender).

Dari pantauan Jurnalis IndonesiaSatu.co.id di lapangan, jumlah pekerja juga tidak sebanyak di awal pekerjaan. Berdasarkan hasil investigasi di lapangan ternyata penyebab banyaknya pekerja yang tidak mau lagi bekerja adalah tidak dibayarnya upah sesuai perjanjian. Salah seorang pekerja yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa dia lebih memilih mogok kerja dikarenakan setiap hari Sabtu yang mestinya harus menerima gajian, tapi kenyataannya kita hanya diberikan bon-bonan (hutangan) sebesar 200.000 rupiah. "Mendingan cari kerjaan di tempat lain mas, karena bos nya disini ngga jelas." Mengakhiri pembicaraan dengan Journalis IndonesiaSatu.co.id

Hingga berita ini ditulis, semua pekerja saat ini sedang mogok kerja sehingga praktis proyek ini mandek sama sekali. Sementara itu, Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Blora, Masykur, belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini melalui ponselnya. (Dik)
 

Index Berita