Setiap Guru Sertifikasi Terindikasi Diperas oleh Operator Dapodik Disdik Kerinci

indonesiasatu, 17 Feb 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

KERINCI - Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci provinsi Jambi tiada hentinya jadi sorotan publik, mulai dari dugaan "uang lelah" setiap pencairan dana BOS, namun dibantah oleh Mat Agus Salim yang selaku kasi penjamin mutu Dikdas.

" Saya tidak pernah meminta uang setiap pencairan dana BOS, dan saya sama sekali tidak pernah melakukan itu" Ungkap Mat Agus Salim saat dikonfirmasi awak media ini Senin 17/02/2020.

Selain isu miring dana BOS, kali ini muncul lagi ke tengah publik dan masih saja terkait dugaan pungutan liar (pungli), aktifitas tersebut seakan menjamur dan terkesan tidak terpantau oleh Murison yang selaku kepala Dinas Pendidikan kabupaten Kerinci. Dan dugaan aktifitas Pungli tersebut seakan menjadi penghasilan tambahan bagi oknum operator di Dinas Pendidikan kabupaten Kerinci yang konon katanya bernama edwar.

Parahnya, dugaan pungli kali ini terjadi pada setiap Guru SMP dan Guru SD yang menerima tunjangan sertifikasi rentang waktu sepanjang tahun 2019. Dana sertifikasi tersebut kuat dugaan diminta oleh operator Dinas Pendidikan kabupaten Kerinci melalui salah seorang oknum yang diduga kuat orang kepercayaannya.

Informasi yang dihimpun, dana Sertifikasi  2019 lalu masuk ke rekening Guru masing- masing, setelah cair Guru tersebut diminta untuk menyetor hingga Rp.5 Juta ( lima juta rupiah) per orang, bahkan mirisnya lagi, jika guru tersebut tidak menyetor uang, maka validasi data mereka akan dipersulit.

Berbagai sumber mengakui, ada yang diminta menyetor 1 Bulan gaji per Orang  yang katanya untuk Operator  Dinas Pendidikan kabupaten Kerinci yang bernama Edwar.

Seperti pengakuan salah Seorang Sumber yang juga seorang Guru yang menerima tunjangan sertifikasi di salah satu sekolah di Kabupaten Kerinci yang namanya di minta untuk di rahasiakan. kepada Indonesiasatu.co.id dirinya menjelaskan secara gamblang aktifitas pungli tersebut memang benar terjadi, sebab jika dirinya tidak menyerahkan uang Rp.5 juta dan maupun sebulan gaji, maka guru tersebut akan dipersulit bahkan terancam tidak menerima tunjangan sertifikasi ke depannya.
 
" Setiap penerimaan Sertifikasi Guru ada saja pungutan yang di lakukan oleh pihak Dinas, Selama ini kami merasa takut untuk membuka masalah ini , karena kami terancam akan di persulit data menjadi tidak valid sehingga kami tidak bisa menerima tunjangan tersebut" Ungkap sumber.

Bahkan kali ini, kata sumber lagi, Operator Dinas sudah kelewatan meminta setoran pada kami mencapai Rp.5 juta, dan ada lagi yang diminta satu bulan gaji per Guru  untuk Pak Edwar Operator  Dinas Pendidikan  dengan alasan dia setiap malam lembur mengurus data seluruh Guru di kabupaten Kerinci" papar sumber lagi.

Lebih lanjut sumber juga mengatakan, Selain Pungli, Edwar disegi pelayanan yang diberikan kepada setiap Guru sangat Kasar sekali dan tidak sopan, bahkan tidak memandang usia tua atau pun muda.

" Edwar disegi pelayanan sangat kasar tidak memandang usia maupun muda" kata Sumber.

Terkait hal tersebut, Harmo karimi yang selaku aktivis Kerinci - Sungai Penuh angkat bicara, kepada awak media ini dirinya menegaskan pihak saber pungli maupun Ombudsman harus bertindak tegas terkait permasalahan yang telah menjadi rahasia umum tersebut, sebab jika tidak, ini akan mencoreng dunia pendidikan di provinsi Jambi, khusunya kabupaten Kerinci.

" Iya, kami minta kepada pihak Ombudsman maupun saber pungli agar turun ke lapangan  untuk lakukan sidak, karena isu tersebut sudah menjadi rahasia umum dan sudah meresahkan, dan khusus untuk Bupati Kerinci agar menindak tegas oknum yang diduga melakukan pungli tersebut, terutama untuk kadis Disdik jangan tutup mata" Tegas Harmo

Hingga berita ini diturunkan, Edwar yang selaku operator bungkam dan terkesan mengelak saat dikonfirmasi.(sony)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu