Masyarakat Desa Sungai Cemara Tagih Janji Pemda

Wartajambi.com : Tanjabtim - Masyarakat Desa Sungai Cemara, Kecamatan Sadu, pada tahun 2016 lalu pernah dijanjikan oleh Pemda (Pemerintah Daerah) Tanjabtim, bahwa di tahun 2017 ini, Pemda akan membangun peningkatan jalan penghubung antar desa. Peningkatan jalan itu akan dibangun dimulai dari jembatan gantung Desa Air Hitam Laut ke Desa Labuhan Pering dan Sungai Benuh. Namun, sudah mendekati dipenghujung tahun 2017 ini, rencana tersebut belum juga terealisasi. Padahal, janji tersebut sangat diharapkan oleh seluruh masyarakat disana.

 

H Mansyur, Ketua BPD Desa Sungai Cemara, Kepada Wartajambi.com, Senin (19/12/2017), merasa masyarakat mendapatkan janji palsu oleh Pemda Tanjabtim. Bahwa di tahun 2016 lalu, Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), pernah mengatakan di tahun 2017 akan ada pembangunan pengerasan jalan.

 

"Saya mewakili masyarakat, merasa kecewa karena mendapatkan janji palsu oleh Pemda. Padahal Dinas PUPR pernah menegaskan di tahun 2017 ini akan membangun pengerasan jalan penghubung antar desa. Namun, ditunggu-tunggu sampai sekarang belum juga terealisasi rencana tersebut," Keluhnya

 

Lanjutnya, Janji tersebut sangat diharapkan oleh seluruh masyarakat, karena impian besar mereka selama ini akan terwujud dan mereka berpikir kesengsaraan mereka akan sedikit berkurang.

 

"Mendapatkan janji itu oleh Pemda, masyarakat disini sangat senang sekali, karena memang sejak lama masyarakat menantikan pembangunan jalan itu. Kita semua tahu kondisi jalan penghubung disini, kondisinya sangat memprihatinkan dan jauh dari kata layak. Apalagi disaat musim hujan tiba, semakin sulit untuk dilalui, jadi pembangunan itu sangat diharapkan" Ungkapnya

 

Menambahkan lagi, jika pembangunan itu dapat teralisasi, dipastikan ekonomi masyarakat akan meningkat. Karena, akses jalan masyarakat menjadi lebih mudah.

 

"Sebenarnya masyarakat sangat berharap peningkatan jalan tersebut dapat teralisasi. Karena, pembangunan itu akan memperlancar akses jalan masyarakat dan dengan sendirinya akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Pasalnya jalan sudah sangat mudah dilalui," Ucapnya

 

Terpisah, Arie Suriyanto, Pemerhati Kebijakan Publik, mengatakan, baiknya dinas terkait jangan memberikan janji jika dananya tidak tersedia. Karena akhirnya masyarakat akan menyalahkan kepala daerah terkait janji tersebut.

 

"Kalau tidak ada dananya jangan obral janji akan membangun ini itu. Jika tidak terlaksana, akhirnya akan merusak kredibilitas kepala daerah di mata masyarakat," Tukasnya (Redaksi)