LSM Mulai Sorot Kinerja Kejaksaan Negeri Kerinci “Diduga Banyak Laporan tidak ditangapi Serius”

antonius, 11 Apr 2019,
Share w.App T.Me

Sungai Penuh, Dalam upaya Pemberantasan Tindak Pidana korupsi yang sedang Digalak-galakan oleh pemerintah Republik Indonesesia sangat dibutuhkan Dukunggan semua elemen Pihak Masayarakat, Mulai dari Organisasi Pegiat ssosial Kontrol bahkan termasuk ,Masyarakat awam yang Peduli akan Pemberantasan tidak Pidana Korupsi, akan Tetapi Apa jadinya setiap Laporan Masyarakat yang disampai Kepada Pihak Penegak Hukum Justru Mereka mengatakan tidak ada Ditemukan Perbuatan Yang Merugikan Negara, Sementara Pihak Penyidik Hanya Sekedar Meminta Keterangan antara Pelapor Dengan Pihak- Pihak Yang dilaporkanya.

Sebagai Mana Yang Dituturkan Oleh Dirt, Eksekutif LSM Respect Kepada Media ini 11/04, “ saya Sangat –sangat  Merasa Kecewa Terhadap Kinerja Pihak Kejaksaan Negeri sungai Penuh Khususnya yang Menangani Laporan Saya tentang adanya Dugaaan Penyimpangan Pekerjaan Jalan Simpang tiga Rawang Air Sempit Kota Sungai penuh DenDengan   Nilai Kontrak Kontrak : Rp. 2.941. 302.000. (Dua Miliar sembilan Ratus Emapat Puluh Satu Juta Tiga Ratus Dua Ribu Rupiah)  yang Dilaksankan Oleh PT. AURORA MITRA PERKASA 

 

Ditambahkan Doni Sebgai mana Yang tertuang Dalam Surat yang disampaikan Kepada pihak kejaksaan No.B-461/N.5.13.4/ Fs.1/2019 yang Ditanda tangani oleh Kasi Pidsus Sudarmanto, yang Menjelasakan bahwa telah Meminta Keterangan Diantranya Saya  Doni Antonius ( LSM RESPECT) selaku Pelapor dan Beberapa jorang Pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakayat Kota Sungai Penuh , Khalik Munawar, SE, ST, M,Si.  (Kepala Bidang Bina Marga selaku PPK) Deki Almitas, ST.( Selaku Direktur PT. Aurora Mitra Perkasa) )  Birul ( selaku PPTK) Daryono ( Selaku Konsultan) Serta Pengawas lapangan, Ketua PHO/ Kepala Labor Dinas PUPR kota Dan Kepala Labor Dinas PUPR Kabukerinci. Orang yang Kami nilai Bertangung Jawab Dalam Pellaksaanan Dalam Pekerjaan Rehabilitasi Jalan Simpang tiga Air sempit. Rawang Kota Sungai Penuh 2018.  Dan kasi Pidsus Menyimpulkan Bahwa Tidak Sada Ditemukan Perbuatan Melawan Hukum / DugaanPenyimpangan.

 

Ditambahkan Direktur Eksekutif Lsm Respect, dengan Apa yang disampaikan Oleh Kejaksaan Negeri sungai Penuh (Kasi Pidsus) Kami sangat- sangat Kecewa sekali,  terutama pada Masa sanksi Keterlambatan Pekerjaan Yang disampaikan kepada Kami yakni terlambat Pekerjaan selama 14 Hari dari waktu serah terima Pekerjaan yakni dari tangal 26 September 2018 sampai dengan 26 september 2018. sementara dalam Laporan Lembaga Kami sudah  diampirkan Copian Dokumen Kontrak yang Pekerjaan dimulai Pada Tangal 16 September 2016 dan berakhir Pada 12 September 2018, Sementara Dalam Laporan Somasi / Klarifikasi Kami Lsm Respect Dengan No.013/KLF-LSM/III2019 yang disampaikan pada Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, diLampirkan Foto hasil Lapangan dan tertera Jelas Kegiatan Masih berjalan/ dikerjan tangal 17 Nofember 2018. Jika Kita hitung keterlambatan Masa Pekerjaan 66 Hari.

 

Ditambah lagi yang membuat keheranan lagi, Biasanya pada setiap ada laporan  dari masyarakat tentang adanya Suatu Dugaan Penyimpangan terrutama tentang dunia Konstruksi, Biasanya Pihak penyidik setelah meminta Keterangan atau Klarifikasi anatar Pelapor dan Terlapor pasti, Pihak kejaksaan akan mnendatangkan TIM Ahli,  akan tetapi ini tidak dilakaukan dan Laporan Kami malah dikatakan tidak ada Perbuatan melaean Hukum/ Dugaan Penyimpangan. Wajar saja Kami Meduga Adanya orang-orang yang berpengaruh dan Memilki Andil Besar untuk menhendel Dibelakang Proyek Jalan Simpang tiga rawang Air sempit Kota Sungai Penuh Tahun 2018 yang Informasi kami dapat dari orang /salah satu anak Buah Perusahaan tersebut yang engan Disebutkan namanya, Mengatakan Sebenrnya ada seseorang Pengusaha yang Membiayai / memodali alis Pemilik semua Pekerjaan  adalah salah Seorang Pengusaha Warga Keturunan yang Berdomisili dikota Sungai Penuh.

 

Melalui Fia watshap Ketua LSM Cakrwala, Ruslan,11/04 saat dihubungi, Juga mengatakan Kami sangat kecewa Dengan Kinerja Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, banyak laporan yang Pernah kami sampaikan sampai Sekarang tidak pernah ada diketahui Tindak lanjut / prosesnya semua seolah – olah Terpendam jauh dikantor Kejaksaan Negeri Sungai Penuh alias Raib, Begitu saja. Pada Hal jika kita mengacu pada  Surat Edaran Jampidsus Kejaksaan agung R.I, Nomor B-125/F/Ft.2.1/02/2004 Pada poin,1, berbunyi, Apabila Kejaksaan Menerima Laporan atau temuan Kasus Korupsi , Maka dalam Waktu dua (2) Minggu Harus Menentukan Sikap, yaitu apabila sudah ada 2 (Dua) Bukti awal sekurang-kurang nya 2 (Dua) alat bukti (Terutama Adanya dokumen-dokumen) Maka Segera dilakukan Penyidikan " dan Poin 2" setiap laporan Masyarakat tentang adanya, dugaan korupsi (surat kaleng) Kejaksaaan harus Harus Menjawab dan menjelaskan sikap Kejaksaan terhadap isi laporan tersebut. Maka dari itulah kami sudah Merasa Jenuh Melihat semua ini Jika Dalam Waktu Dekat ini kami Akan Berencana Akan Mengadakan Orasi besar- Besar dan akan Mengudang Seluruh LSM yang ada sekalian Membawa Berkas / Arsip Lampiran yang pernah Disampaikan, tegasnya Dengan Nada kesal.

 

Akan tetapi kami tidak akan Berhenti sampai Disini saja dan akan tetap Terus Berusaha bahkan Surat dari Lembaga Kami sudah Disampaikan Kpeda Pihak Kejaksaan Beserta Jajaranya, Kejagung,RI, Jampidsus, Jamwas, Jampidum. Kejaksaan Tinggi, Aspidsus, Asintel, Aswas, serata Adpidsus, biar kita Serahkan Saja Atasan Mereka yang Menilai Kinerja Kejaksaan Negeri sungai Penuh. Apakah sudah Benar atau tidak nya mereka Melaksanakan Tugasnya, dan Selaku Lembaga Swadaya Masyarakat akan tetap terus Berusaha Melaporkan setiap  dugaan Penyimpangan Uang Negara Dibumi NKRI khususnya dibumi sakti alam kerinci dan Kota Sungai Penuh, Ujarnya (Tim**)

 

 

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu