Hitungan Jam Korban Dugaan Keracunan Makanan di Pasaman Bertambah

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Dalam hitungan jam korban dugaan keracunan makanan semakin bertambah. Sebelumnya, disebutkan ada 11 orang yang sudah dirawat, kali ini jumlahnya menjadi 30 orang. Korban saat ini diobservasi di IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping, Kamis 12 April 2018 jam 15.50 wib sore ini.

Korban tidak hanya berasal dari Hotel Hamco saja, tapi juga dari Wisma Murni. Sebab, tempat peserta melaksanakan Diklat ada di dua penginapan dengan satu tempat penyedia jasa konsumsi.

"Pasien yang berasal dari CPNS Pemkab Pasaman bertambah menjadi 30 orang. dari Hotel Hamco dan Wisma Murni," ujar Kabid Pelayanan Medik RSUD Lubuk Sikaping, dr. Rahadian Suryanta kepada IndonesiaSatu.co.id.

Mereka masuk rumah sakit mulai dari pagi tadi hingga sore ini. Pasien saat ini ditangani di IGD rumah sakit. Pasien mengalami muntah, pusing dan diare.

Sebelumnya, korban dugaan keracunan peserta Diklat Prajabatan Golongan II dan III yang merupakan CPNS Pemkab Pasaman. Saat ini semuanya masih mendapatkan perawatan medis di RSUD Lubuk Sikaping Pasaman, Kamis 12 April 2018.

Korban dugaan keracunan berasal dari dokter, bidan, dan tenaga penyuluh ini mengalami keracunan saat mengkonsumsi makanan atau minuman. Namun belum bisa dipastikan apakah mereka keracunan makanan yang disediakan panitia, atau makanan yang dijual di luar lokasi acara.(Anto)

 

 

Index Berita