Citos Indonesia Menindaklanjuti Langkah Hukum Terhadap PSI

INDONESIASATU.CO.ID:

Jakarta - Langkah hukum akhirnya ditindaklanjuti oleh komunitas pecinta H.M Soeharto *Citos Indonesia* melalui Lembaga Pembelaan dan Bantuan Hukum Citos Indonesia dan  diwakili oleh tim advokasi yang terdiri dari Fuady T Hartono SH MBA, Antoni Siagian SH, Aryo Munaryo, Mario Dikirohadi, dan Untung Bambang yang juga sebagai salah satu saksi sejarah disalah satu peristiwa yang terdapat dalam video klip Partai Solidaritas Indonesia PSI yang diviralkan dan mengandung unsur pidana fitnah serta pencemaran nama baik bahkan pengaburan fakta sejarah, hal tersebut tercantum dalam nota pelaporan LP yang disampaikan ke Bareskim Polri pagi ini (8/6/18). 

Dikantor Bareskim Jln. Merdeka Timur Gambir Jakarta Pusat tersebut perwakilan tim diterima oleh Satreskrim, dan dalam penerimaan berkas tersebut Satreskrim mengatakan bahwa berkas tersebut sudah cukup lengkap dan sudah memenuhi unsur pidananya akan tetapi karena berkas pelaporan tersebut termasuk ranah hukum IT maka tim advokasi diarahakan untuk langsung ke Divisi Krimsus Mabes Polri di Tanah Abang, dan dari divisi kriminal khusus Polri menyikapi dengan baik dan mengarahkan untuk memenuhi satu unsur lagi yaitu gugatan langsung dari pihak keluarga pak Harto untuk melengkapi semua unsur hukum yang sempurna dan dapat membawa pengurus PSI serta oknum yang membuat video sekaligus memviralkannya untuk dijerat dalam pasal UU ITE. 

Tim advokasi Citos Indonesia menyambut dengan baik arahan dari Ditkrimsus Mabes Polri dengan baik dan segera akan melengkapi unsur yang dimaksud dengan segera agar kasus fitnah pencemaran nama baik mantan Presiden RI kedua itu oleh PSI dapat ditindaklanjuti dengan segera oleh Aparatur Hukum yang berwenang dalam hal ini Polri. 

Yang menarik pada agenda pelaporan LP Citos pagi ini di Bareskrim Polri, tidak terlihatnya pasukan baju tactical hitam-hitam BRIGADE CITOS yang sempat menjadi buah bibir dikalangan loyalis pak Harto. 
Dikesempatan lain media menanyakan hal tersebut melalui telepon langsung dengan Ketua BRIGADE CITOS Andy Kodrat yang mengatakan bahwa tugas sudah dibagi sesuai jobdisc masing-masing lembaga/bidangnya, dan BRIGADE CITOS akan tetap memantau dan mengawal proses hukumnya, serta akan mengambil langkah kebijakan apabila diperlukan sesuai koridor dan tupoksi organisasi. 
Lebih lanjut Andy mengatakan cukup bangga dan senang melihat alur langkah dan kebijakan yang dilaksanakan oleh DPP CITOS INDONESIA karena dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku di Indonesia serta berharap Polri dapat bersikap objektif dan adil dalam proses penyelidikan dan penyidikannya demi kebenaran dan keadilan bagi seluruh bangsa Indonesia terlebih apalagi yang difitnah melalui video tersebut adalah seorang bapak bangsa sekaligus mantan Presiden  Republik Indonesia. (red)

  • Whatsapp

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Index Berita