Arie : Kurang Lebih 588 Kilometer Jalan di Tanjambtim Rusak

INDONESIASATU.CO.ID:

MUARASABAK - Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), memang masih banyak yang mengalami kerusakan. Apalagi kondisi jalan yang dibeberapa kecamatan kondisinya cukup parah. Contohnya, di Kecamatan Sadu, Kecamatan Berbak, Kecamatan Mendahara, Kecamatan Mendahara Ulu dan Kecamatan Sabak Timur. Dari data yang dihimpun, kurang lebih sekitar 588 km jalan di tanjabtim rusak.

 

Pemerhati kebijakan publik tanjabtim, Arie Suriyanto, mengatakan, Kondisi jalan di Tanjabtim secara keseluruhan mencapai kurang lebih 980 km dan itu yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, serta Kondisi jalan yang rusak mencapai 588 km.

 

"Dari data yang didapat ada sekitar 588 km jalan di tanjabtim mengalami kerusakan. Dimana dari keseluruhan jalan tersebut diperkirakan 40% kondisinya rusak berat dan 20% rusak ringan. Diperkirakan 392 km rusak berat dan 196 km rusak ringan. Totalnya, 588 km jalan di tanjabtim rusak," ungkap Arie saat dijumpai, Rabu (24/01/2018).

 

Menurut Arie, untuk memperbaiki 392 km jalan itu, pemerintah daerah membutuhkan biaya sekitar 3 triliyun.

 

"Untuk memperbaiki jalan sepanjang 392 km itu, akan memakan biaya sekitar 3 triliyun jika dengan kontruksi rigit betton atau 8 miliyar perkilometernya," ujarnya

 

Lanjutnya, Arie mempunyai alasan, mengapa kontruksi perbaikan jalan harus dengan rigit betton.

 

"Rigit betton merupakan alasan yang sangat tepat, dimana kondisi secara geografis di tanjabtim sebagian besar memiliki topografis yang bergambut dan rawa. Bahkan selama ini sudah banyak pengalaman dalam hal penanganan, bahwa sejumlah kegiatan yang menggunakan kontruksi aspal justru tidak dapat bertahan cukup lama," ujarnya lagi

 

Terakhir, Arie berharap kepada OPD terkait, agar bisa mencari solusi untuk permasalahan infrastruktur jalan di tanjabtim.

 

"OPD terkait harus bisa mencari solusi untuk memecahkan masalah ini, jika hanya mengandalkan APBD Tanjabtim yang tidak mencapai 1 triliyun pada tahun 2017 kemarin, tentunya permasalahan jalan ini tidak akan selesai. Maka dari itu, para OPD terkait harus pandai melobi dan mencari dana tambahan ke pusat untuk memecahkan masalah ini," pungkasnya (tin)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita