" Proyek Jalan Negara disinyalir Rawan penyimpangan "

INDONESIASATU.CO.ID:

Kerinci, Bobroknya Pekerjaan Jalan Nasional Khususnya lokasi dalam Ruas jalan kabupaten kerinci yang saat ini dalam pelaksanaan, sehingga menimbiulkan asumsi serta dugaan negatif dari masyarakat, yang menilai pekerjaan Syarat akan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang bakal berakhir pada minimnya rasa kenyamanan  masyarakat dalam Berkendara, khususnya Kerinci dan Kota Sungai penuh.

Sebagai mana Yang disampaikan salah seorang warga  Siulak yang engan disebutkan identitasnya Kepada Media ini, 23/07. Menurutnya” Berita  tentang jalan Nasional Khususnya Jalan siulak hingga siulak deras,  saya baca dimedia online, itu sangat lah bagus, itu yang namanya kritik membangun, akan tetapi, anda wartawan harus lebiih jelin dan lebih mendalam lagi untuk mengalii Informasinya,  ini contohnya, seraya menyodorkan beberapa lembar foto, tentang pelaksanaan perbaikan jalan siulak – siulak deras (BTS. Leter W) 2018.

Dalam foto yang diserahkan kepada media ini terlihat, badan jalan sedang pelaksanaan memasang Prime coat/take out, karena yang  terhampar tanpak  berwarna hitam  Kayak TER, itupun tidak rata pemasangannya, pada hal kami masyarakat tahu untuk biaya pemasangan Lem ( Prime coat/Take out ) sebagi bahan perekat aspal sebelum dilaksnakan pengaspalan, dan dibayar 1 Liter / M² jika pemasangannya asal-asalan apakah mutu aspalnya bisa terjaga dengan baik, padahal sewaktu pemasangan Lem (Take Out/Prime Coat memang mengunakan alat spayer,  tapi yang kami lihat apenyemprotannya tidak rata kayak embun akan tetapi Mirip air kencing, mungkin saja alatnya yang sudah digunkannya sudah rusak.

Ditambahkanya, lihat semua pekerjaan tambal sulam aspal pada jalan yang rusak, hasilnya nya hampir semua mengalami penurunan Pondasi, apa lagi dibeberapa titik kami lihat ada aspal jalan yang sudah dipotong akan tetapi tidak dilaksanakan Pembongkaran, dan hanya timbun pakai aspal sementara bekas potongan dibiarkan saja, ya, jelas ini akan membuat rawannya pemyerapan air, saaat hujan yang dapat merusak Lapisan Pondasi Bawah, satya sangat berharap kepada pihak dinas yang katanya dana ini bersumber dari APBN, tentu saja, kementrian pekerjaan umum Republik indonesia, agar segera memperbaiki pekerjaan yang tidak baik ini jika Kontraktornya tidak mampu melaksankan sebagai mana Spesifikasi teknisnya, ya” jangan dipaksakan lah...lebih baik berhentikan saja, masa pekerjaan dari kementrian PU lebih buruk Dari pekerjaan PU yang ada didaerah ....Tandasnya (Doniantonius)  

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita